Team Yandex berhasil mengamankan gelar juara PGL Wallachia Season 9 setelah tampil dominan dan menumbangkan Natus Vincere (NAVI) dengan skor telak 3-0 di grand final.
Team Yandex membuka musim kompetitif Dota 2 2026-2027 dengan hasil yang mengesankan. Dalam debutnya bersama roster terbaru yang diperkuat Ammar “ATF” Assaf, Yandex langsung mengangkat trofi PGL Wallachia Season 9.
Debut ATF Langsung Berbuah Trofi
Salah satu sorotan terbesar dari kemenangan Yandex adalah performa ATF dalam turnamen pertamanya bersama tim tersebut.
ATF bergabung dengan Team Yandex untuk menggantikan posisi offlaner sebelumnya. Kehadirannya langsung memberikan hasil positif karena Yandex mampu melewati hampir seluruh perjalanan turnamen dengan sangat konsisten.
Sepanjang PGL Wallachia Season 9, Yandex hanya kehilangan dua game. Mereka bahkan berhasil memenangkan fase grup dengan catatan pertandingan 3-0 sebelum melanjutkan perjalanan ke babak playoff.
Di playoff, Yandex mengalahkan 1w Team dengan skor 2-0, kemudian membalikkan keadaan ketika menghadapi Aurora Gaming dengan kemenangan 2-1.
Setelah itu, Yandex kembali tampil meyakinkan dengan mengalahkan LGD Gaming 2-0 di upper bracket final untuk memastikan tempat pertama di grand final.
NAVI Harus Berjuang dari Lower Bracket
Berbeda dengan Yandex, perjalanan NAVI menuju grand final jauh lebih panjang.
NAVI sempat kalah dari LGD Gaming di upper bracket quarterfinal dan harus turun ke lower bracket. Namun, mereka mampu menjaga peluang untuk menjadi juara dengan mengalahkan sejumlah lawan kuat.
NAVI melewati Nemesis, Aurora Gaming, dan Xtreme Gaming sebelum kembali bertemu LGD Gaming di lower bracket final.
Dalam pertandingan tersebut, NAVI berhasil memenangkan seri dengan skor 2-1 sekaligus memastikan tiket menuju grand final untuk kembali menghadapi Yandex.
Menariknya, kedua tim sebenarnya sudah pernah bertemu di fase grup. Saat itu, Yandex berhasil mengalahkan NAVI dengan skor 2-0.
Game Pertama Berlangsung Satu Arah
Memasuki grand final, Yandex langsung menunjukkan permainan agresif.
Game pertama hanya berlangsung sekitar 25 menit. Yandex mendominasi pertandingan dengan keunggulan kill 27-9 dan membuat NAVI kesulitan menemukan momentum untuk melakukan comeback.
Watson menjadi salah satu pemain yang paling menonjol dengan 10 kill dan empat assist. Sementara itu, ATF menggunakan Razor di posisi offlane dan mencatat enam kill serta 11 assist.
Keduanya hanya sekali tumbang sepanjang game pertama.
Yandex pun mengambil keunggulan 1-0 dengan cukup meyakinkan.
NAVI Hampir Membalas di Game Kedua
Game kedua menjadi pertandingan paling sengit dalam grand final.
NAVI sempat berada dalam posisi yang sangat menguntungkan dan berhasil membangun keunggulan net worth lebih dari 10.000 gold pada menit ke-20.
Namun, Yandex tidak terburu-buru mengambil keputusan. Mereka perlahan mengurangi jarak ekonomi dan memanfaatkan kesalahan NAVI hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan.
Pertandingan berlangsung hampir 44 menit sebelum Yandex memastikan kemenangan.
Watson memainkan Io dan mencatat 12 kill serta 13 assist, sedangkan ATF menggunakan Centaur Warrunner dengan 10 kill dan 20 assist.
Kemenangan tersebut membuat Yandex hanya membutuhkan satu game lagi untuk mengangkat trofi.
Yandex Menutup Grand Final dengan Skor 3-0
Game ketiga menjadi penutup yang sempurna bagi Team Yandex.
NAVI terlihat kesulitan memberikan perlawanan setelah kehilangan game kedua. Yandex kembali bermain agresif dan menyelesaikan pertandingan dalam waktu sekitar 27 menit.
Yandex mencatat keunggulan kill 25-7. Watson menggunakan Sven dan menjadi salah satu pemain kunci dengan delapan kill serta dua assist.
CHIRA_JUNIOR juga tampil impresif melalui Invoker dengan tujuh kill dan 10 assist. Sementara ATF menggunakan Huskar dan menyelesaikan pertandingan dengan lima kill serta tiga assist tanpa menjadi pusat perhatian berlebihan.
Dengan hasil tersebut, Yandex memastikan kemenangan 3-0 sekaligus mengakhiri PGL Wallachia Season 9 tanpa kehilangan satu game pun di babak playoff setelah kekalahan mereka dari Aurora pada semifinal upper bracket.
Bawa Pulang Hadiah US$300 Ribu
Sebagai juara PGL Wallachia Season 9, Team Yandex mendapatkan hadiah utama sebesar US$300.000 dari total prize pool US$1 juta.
Bagi Yandex, kemenangan ini juga menjadi gelar kedua mereka di seri PGL Wallachia setelah sebelumnya memenangkan Season 7 pada Maret 2026.
Sementara itu, NAVI harus puas berada di posisi kedua dan membawa pulang hadiah sebesar US$175.000.
Awal Musim yang Kuat untuk Team Yandex
Kemenangan di PGL Wallachia Season 9 menjadi awal yang sangat penting bagi Yandex setelah perubahan roster pasca-The International 2026.
Kehadiran ATF langsung menghasilkan trofi pada turnamen pertamanya bersama tim. Namun, PGL Wallachia Season 9 juga menjadi salah satu turnamen awal musim dengan absennya sejumlah tim papan atas, sehingga perjalanan kompetitif Yandex berikutnya masih layak dinantikan.
Yang jelas, kombinasi Watson, CHIRA_JUNIOR, ATF, Saksa, dan Malady berhasil membawa Yandex melewati NAVI dan mengamankan trofi pertama mereka di musim kompetitif 2026-2027.
Kini perhatian akan beralih kepada turnamen-turnamen berikutnya. Pertanyaannya bukan lagi bagaimana Yandex memulai musim, tetapi bagaimana performa roster baru mereka ketika menghadapi persaingan yang semakin ketat di level tertinggi Dota 2.